Apakah Tanda Pembatas Tempat Duduk di Jalan Pedestrian Malioboro Berfungsi ?

Yogyakarta 2/12/2021 – Ketika saya akan pergi ke Library Center, saya secara tidak sengaja melihat petugas yang sedang memasang tanda pembatas ditempat publik. Maksud dan tujuan saya ke Library Center untuk mendapatkan beberapa inspirasi dalam penulisan artikel.

Untuk sebuah perpustakaan arsip letaknya cukup unik yaitu berada di jalan Malioboro. Jalan tersebut merupakan salah satu destinasi wisata belanja yang cukup terkenal. Setelah memarkirkan motor di Taman Abu Bakar Ali, saya kemudian berjalan kaki ke arah selatan.

Lokasinya tidak jauh dari tempat parkir, yaitu sekitar 150 m. Tempat parkir umum ini dekat dengan penanda jalan anti-mainstream yang sering dijadikan teman berfoto. Tak kurang dari 5 menit jalan kaki akhirnya saya tiba di lokasi dan ternyata tutup semenjak April 2020. Saya sangat kecewa karena tidak ada pembaruan informasi di mesin pencari.

Karena sudah terlanjur sampai, saya memutuskan untuk sekalian mampir ke toko buku dekat Taman Pintar. Agak jauh memang tapi tidak mengapa sekalian jalan kaki. Cukup banyak himbauan waspada covid-19 disini seperti pamflet anjuran memakai masker.

Kemudian marka untuk pembatasan jarak disepanjang jalan pedestrian, fasilitas cuci tangan di beberapa titik, hingga petugas khusus yang berjaga. Petugas yang bertugas di kawasan tersebut selalu baper kalau ada pengguna jalan yang tidak memakai masker. Perhatian saya tertuju kepada penanda batas yang sepertinya baru mulai dipasang di area tempat duduk.

Dari hasil pengamatan saya pribadi ternyata tanda pembatas ini tidak berfungsi dengan baik

Apakah Tanda Pembatas Tempat Duduk
Salah Satu Tempat Duduk (By. Deni)

Beberapa pengguna jalan masih ngeyel untuk duduk berdekatan meskipun posisi duduknya agak sulit/ kurang nyaman. Aturan ini agak sulit memang untuk ditegakkan mengingat tingkat kedisiplinan rata-rata masyarakat negara berkembang yang masih kurang.

Mengingat jumlah kasus yang semakin bertambah terutama di wilayah Jogja, harusnya ada pengawasan ketat di area Malioboro. Masih banyak turis lokal di luar area Jogja yang dengan bebas lalu lalang disekitar sini.

Padahal pemerintah sudah menghimbau untuk tidak melakukan aktifitas di luar rumah untuk sementara waktu, kecuali untuk kepentingan mendesak dan tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga artikel lainnya di Pramuka-Ku ^_^

Editor: Abdul Jalil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.