Pengendalian Emosi Diri dalam Pramuka: Ciri dan Cara Melupakan Emosi

ciri pengendalian emosi diri

Update Terakhir: 23 Juli 2022 oleh Adha Susanto

Umumnya keterampilan pengendalian emosi diri membutuhkan proses hingga seseorang benar – benar memahami penyebabnya. Dan salah satu ciri seseorang yang memiliki keterampilan penguasaan diri adalah mampu melihat dampak sebelum bertindak. Sedangkan cara untuk mengendalikan dan melupakan emosi diri yang negatif dapat dilakukan melalui dorongan dari dalam dan luar.

Pada umumnya kita mengenal emosi sebagai bentuk dari perilaku yang negatif dan merugikan orang lain. Namun, emosi tidak hanya bersifat negatif.

Kegiatan Kepramukaan pun menjadi salah satu wadah pendidikan non formal yang sangat lekat dengan pengendalian emosi. Karena setiap kegiatannya selalu menerapkan prinsip among dan dinamika kelompok.

Agar peserta didik dapat memahami dan mengenali emosi dirinya dari berbagai arah. Serta mampu menjalin hubungan terhadap teman sebayanya yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan emosional.

Baca Juga:

Pengertian emosi diri

Berasal dari kata latin “movere” emosi memiliki arti menggerakkan atau bergerak. Sehingga emosi bisa kita katakan sebagai suatu hal yang berkaitan tentang perasaan. Dan sumbernya berasal dari dalam diri dan ada pada setiap individu.

Melalui emosi kemudian diri kita meresponnya dengan berbagai ekspresi atau gerak fisik. Sifanya pun bisa positif atau negatif yang keduanya terpengaruhi oleh adanya faktor lingkungan sosial.

Maka pengendalian emosi diri pun sangat penting agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.

Adapun emosi atau perasaan diri terbagi kedalam dua jenis, yakni: emosi positif dan emosi negatif.

Emosi positif umumnya terdiri dari:

  1. Sabar
  2. Lucu
  3. Ceria
  4. Bahagia
  5. Suka
  6. Cinta
  7. Sayang dan sebagainya

Sedangkan emosi negatif umumnya mengarah kepada perasaan tidak senang, cemas, cemburu, takut, benci, sedih dan lain – lain. Pada emosi negatiflah kita perlu mengendalikan diri sekuat mungkin dengan berbagai cara.

Cara melupakan emosi negatif

Pada dasarnya setiap orang pernah berekspresi negatif karena suatu hal. Dan pada setiap individu pula tedapat hasrat berekspresi positif atau pengendalian emosi diri untuk mencapai kebahagian.

Namun, karena lingkungan yang kini semakin kompleks upaya untuk penguasaan diri terhadap perasaan positif harus lebih besar.

Maka cara melupakan emosi negatif pun perlu upaya dan dorongan dari dalam dan luar.

Dorongan dari dalam diri untuk pengendalian emosi berasal dari hasrat untuk selalu berupaya agar:

  1. Hidup selaras dengan alam
  2. Berpikiran positif
  3. Optimisme
  4. Pasrah tapi yakin esok pasti bisa lebih baik
  5. Tabah
  6. Mengisi waktu untuk menambah keterampilan
  7. Menjauhi orang – orang yang sifatnya toxic
menjalin hubungan sesama teman sebagai merupakan salah satu ciri dan cara penguasaan dan mengendalikan emosi diri
Menjalin hubungan sesama teman – Unsplash

Sedangkan dorongan dari luar sebagai cara untuk melakukan pengendalian diri terhadap emosi negatif terdiri dari:

  1. Bimbingan keluarga dan
  2. Lingkungan sekolah untuk melatih kecerdasan emosi

Baca Juga:

Pengendalian emosi diri

Dalam kehidupan mengendalikan emosi diri merupakan suatu keterampilan yang sangat istimewa. Melalui keterampilan ini kita akan merasakan hidup yang jauh lebih bahagia.

Kita pun mengenalnya sebagai kecerdasan emosional yang merupakan kemampuan untuk mengenali, mengontrol dan mengolah emosi negatif menjadi positif.

Pramuka pun menjadi salah satu wadah pendidikan untuk mengasah keterampilan istimewa ini sejak dini. Agar dapat menciptakan generasi bangsa yang sehat dan cerdas.

Sedangkan cara untuk melihat ciri – ciri penguasaan diri seseorang kita dapat melihatnya dari kehidupan perilaku sehari – sehari.

Seseorang dapat kita katakan memiliki ciri – ciri penguasaan emosi diri jika:

Tidak meledakkan emosinya di hadapan orang lain

Seorang individu kita katakan memiliki kecerdasan dan kematangan emosi jika menempatkan emosi pada tempatnya. Mampu untuk mengendalikan emosi diri agar tidak meledak pada hadapan orang lain. Tujuannya sgar seseorang tidak terganggu akibat dari luapan atau ekspresi perasaan yang sifatnya negatif.

Memahami emosional diri

Mengenali perasaan diri dengan mengetahui penyebabnya merupakan salah satu keterampilan dalam kecerdasan emosi. Dalam hal ini seorang individu memiliki kemampuan dalam pengendalian emosi yang sifatnya lebih stabil. Atau emosinya tidak berubah – ubah dari satu emosi ke emosi yang lain.

Berpikir kritis

Bagian dari kecerdasan emosional yang sangat penting agar mampu menilai dampaknya dengan kritis sebelum mengekspresikan diri.

Memotivasi diri sendiri

Respon terhadap diri sendiri agar selalu bersemangat untuk bertindak positif dan mengendalikan emosi. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah meningkatkan hasrat untuk terus berbenah diri dan menambah keterampilan penguasaan diri lainnya.

Membina hubungan

Bagian dari keterampilan penguasaan diri terhadap emosi yang bermanfaat untuk menunjang popularitas. Serta kepemimpinanan agar mampu menggapai kesuksesan pribadi.

Mengenali emosi orang lain

Suatu kemampuan dari kecerdasan emosional yang disebut sebagai perasaan empati. Atau dapat pula kita katakan sebagai seseorang yang memiliki perasaan peka dan terbuka terhadap sudut pandang orang lain.

About Adha Susanto

Menyelesaikan studi di Universitas Diponegoro dan Racana Diponegoro dengan nama Pandega Bala Shark

View all posts by Adha Susanto →