Lokasi Perkemahan Yang Ideal Untuk Kegiatan Pramuka

Update Terakhir: 19 September 2021 oleh Abdul Jalil

Bagaimana cara mengetahui lokasi perkemahan yang bagus dan ideal untuk berkemah khususnya kegiatan Pramuka ? Satu pertanyaan tersebut akan terjawab pada penjelasan artikel berikut ini. Informasi pada artikel ini dapat menjadi referensi untuk semua orang (tidak hanya anggota Pramuka).

Perkemahan adalah salah satu kegiatan di luar ruangan yang memiliki banyak sekali manfaat untuk setiap peserta didik anggota Pramuka. Mulai dari tingkat Penggalang hingga Penegak/Pandega. Berikut ini adalah lokasi perkemahan yang ideal:

Memiliki Tempat Yang Cukup Luas

Kegiatan perkemahan Pramuka umumnya harus tersedia tempat yang luas. minimal 1 ukuran lapangan sepak bola atau menyesuaikan dengan jumlah peserta dan panitia yang hadir. Contoh yang dapat mudah kita kenal adalah Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur yang memiliki luas 210 Ha.

Tempat berkemah yang luas memiliki keunggulan untuk menampung peserta kegiatan dalam jumlah besar, mulai dari ratusan hingga puluhan ribu. Oleh karena itu, menambah daya tarik tersendiri untuk terus aktif melakukan kegiatan besar di lokasi tersebut.

Bebas Dari Hewan Buas

Peserta kegiatan perkemahan umumnya didominasi peserta didik masih anak-anak golongan Pramuka Penggalang dan Penegak. Tidak menyarankan melakukan kegiatan perkemahan berdekatan dengan lokasi hutan liar, suaka margasatwa, cagar alam, atau taman nasional.

Hal itu untuk menghindari kontak langsung antara peserta perkemahan dengan hewan-hewan penghuni hutan sekitar. Karena bisa saja hewan buas seperti gajah atau macan tutul akan datang menyerang lokasi yang memang masuk wilayah kekuasaannya.

Dekat Dengan Sumber Mata Air

Keberadaan sumber mata air alami atau sumur buatan akan sangat bermanfaat untuk menunjang kegiatan Pramuka khususnya perkemahan. Air bersih dapat berguna untuk keperluan MCK (Mandi, Cuci, dan Kakus), selain itu juga untuk minum dan memasak.

Bayangkan saja di lokasi perkemahan tidak tersedia sumber mata air alami, sumur buatan, atau minimal air dari PDAM. Betapa sulitnya untuk melaksanakan kegiatan yang mana sebagian besar pesertanya adalah anak-anak.

Tersedia Fasilitas MCK

MCK adalah singkatan dari Mandi, Cuci, dan Kakus. Ketiganya adalah bagian dari kebutuhan pokok manusia normal pada umumnya. Untuk perkemahan tingkat Penggalang dan Penegak seperti Jambore fasilitas tersebut bersifat wajib (harus ada).

Mengingat betapa pentingnya fasilitas MCK tersebut, biasanya pengelola membuat banyak sekali kamar mandi dan titik-titik tertentu untuk mengambil air bersih. Idealnya dalam satu lokasi perkemahan tersedia 3 sampai 10 kamar mandi putra dan putri untuk mengakomodasi sekitar 100 orang.

Baca juga:

Dekat Dengan Fasilitas Kesehatan

Fasilitas tingkat 1 seperti Puskesmas atau klinik yang menyediakan pengobatan tahap lanjut mutlak harus ada. Mengingat kegiatan perkemahan memiliki risiko adanya peserta atau panitia yang sakit. Meskipun di lokasi kegiatan sudah tersedia unit kesehatan pertolongan pertama.

Alangkah lebih baik di lokasi perkemahan, pengelola atau pihak yang bertanggung jawab dalam kegiatan perkemahan mempersiapkan mobil ambulance. Karena mobil tersebut akan sangat berguna jika dalam keadaan darurat.

Memiliki Fasilitas Kelistrikan

Listrik sudah tidak dapat terpisahkan lagi dengan anak Pramuka zaman sekarang. Karena memiliki fungsi yang sangat penting untuk menghidupkan lampu di kegiatan perkemahan ketika malam tiba. Selain itu juga dapat bermanfaat untuk mengisi daya baterai pada smartphone atau perangkat elektronik lainnya.

Karena listrik adalah termasuk kebutuhan primer saat perkemahan, pihak pengelola biasanya sudah menyediakan jalur listrik yang sudah terhubung ke beberapa lokasi untuk memberikan akses listrik dan penerangan.

Terdapat Tempat Ibadah Seperti Musholla atau Masjid

Mayoritas anggota Pramuka di Indonesia memeluk agama Islam. Karena kewajiban yang memeluk agama Islam itu sholat lima waktu. Sudah seharusnya di lokasi perkemahan terdapat tempat ibadah. Namun, tidak sedikit lokasi berdekatan dengan tempat ibadah milik warga setempat.

Keberadaan tempat ibadah (khususnya yang beragama Islam) akan memudahkan setiap orang dalam melaksanakan kewajibannya.

Memiliki Tempat Pembuangan Sementara (TPS)

Salah satu fasilitas yang harus ada di tempat perkemahan adalah Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Karena setiap kegiatan pasti akan menghasilkan sampah organik dan anorganik. Di setiap titik harus tersedia minimal 2 jenis tempat sampah untuk jenis sampah organik dan anorganik.

Jika fasilitas pembuangan sampah dikelola dengan baik dan setiap orang yang berkegiatan sadar akan pentingnya membuang sampah sesuai jenisnya. Lokasi perkemahan akan selalu terlihat bersih dari sampah yang berserakan.

Semoga penjelasan di atas cukup untuk menjawab pertanyaan mengenai lokasi yang ideal untuk perkemahan.

About Abdul Jalil

Pandega "Anguilla Rostrata" di Racana Diponegoro

View all posts by Abdul Jalil →