7 Kebiasaan Baik Orang Jepang yang Bisa Kita Tiru

kebiasaan baik orang jepang

Update Terakhir: 28 Mei 2025 oleh Adha Susanto

Estimated reading time: 7 menit

Jepang menjadi salah satu negara maju di dunia bukan karena sumber daya alamnya. Namun dibangun dengan kebiasaan baik orang Jepang sehari-hari dan juga karakter.

Seperti yang sudah kita tahu Jepang merupakan salah satu negara besar dan maju di dunia. Pendidikan, ekonomi, dan sumber daya manusianya jauh lebih unggul dari kita.

Bahkan ingin unggul dari negara-negara Barat sejak sebelum Perang Dunia I meletus.

Semangat juang yang tinggi yang lebih terkenal dengan istilah “Bushido” membawa Jepang melewati keterpurukan dan kemudian meraih kejayaannya kembali.

Baca Juga: Arti Praja Muda Karana

Sejarah kelam Jepang

Sejak Perang Dunia I Meletus Jepang adalah negara yang punya nyali dan kekuatan untuk menguasai dan mengungguli negara-negara Barat. Penguasaan ilmu dan pengetahuan serta spiritual yang matang mengantarkan Jepang merupakan kunci utama mereka untuk bersaing.

Tapi tidak lepas pula dari kebiasaan baik orang Jepang yang punya semangat untuk terus belajar dan berinovasi untuk negaranya.

Dari catatan sejarah, pada tahun 1911 atau masih pada masa Restorasi Meiji dengan semangat bushido, Jepang mempunyai industri persenjataan yang maju.

Pada masa itu pula, Jepang menjadi negara Asia yang berani maju dalam kancang Perang Dunia I dan memperoleh kemenangan.

Semangat bushido yang pada era Restorasi Meiji pun sukses membuat negara-negara Barat takut pada Perang Dunia I.

Lalu pada masa Perang Dunia II, Jepang melangkah lebih jauh untuk melakukan ekspansi terhadap negara-negara Barat salah satunya Amerika Serikat.

Mendapat tekanan dari Jepang tentunya tidak membuat Amerika Serikat diam. Mereka juga bertekad untuk menghancurkan negara Jepang.

Baca Juga: Filosofi Kepanduan Baden Powell

Bom atom meluluhlantakkan Jepang

Hingga pada tanggal 6 Agustus 1945, Amerika Serikat dengan kemampuan dan kemajuan ilmu dan pengetahuannya mampu meratakan kota Hiroshima dengan tanah.

Bom atom yang merupakan proyek Manhattan dengan seorang pemimpinnya yang bernama Julius Robert Oppenheimer menggemparkan Jepang dan dunia.

Selang tiga hari kemudian, Amerika Serikat kembali menjatuhkan bom atom di kota Nagasaki.

Lalu pada 15 Agustus 1945, Kaisar Jepang mengumumkan menyerah tanpa syarat setelah dua kota penting di Jepang lumpuh total.

Setelah Perang Dunia II usai, Jepang mengalami masa-masa yang sulit. Kehidupan dan perekonomian Jepang berada di tangan negara asing (Amerika).

Semangat juang dan kebiasaan baik orang Jepang yang sudah menjadi karakter nasional mereka yang tidak pernah padam membangkitkan mereka lagi.

Mereka bangkit melalui karakter-karakter seperti gigih, jujur, disiplin, dan kerja keras. Hingga pada tahun 1970, Jepang kembali sebagai negara yang berkategori maju dan modern di dunia.

Sumber daya manusia yang terus mendukung membawa mereka sebagai negara besar di Asia dan juga dunia.

Karenanya kita sebagai anggota Pramuka juga bisa mengambil manfaat dari karakter dan juga semangat orang Jepang untuk membangun kepribadian diri dan juga negara.

Seperti semangat bushido yang sudah menjadi karakter, berikut kebiasaan baik orang Jepang yang bisa kita tiru.

Kebiasaan baik orang Jepang dan karakter

Orang Jepang membangun karakter dan kebiasaan baiknya tidak hanya di rumah. Namun, para pengajar di sekolah juga membentuk karakter-karakter siswanya untuk bisa punya jiwa kesatria samurai.

Berikut tujuh karakter masyarakat Jepang yang bisa kita tiru untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Berintegritas (Gi)

Untuk menjadi seorang pemimpin di sebuah peruasahaan atau pemerintahan tidak semudah yang kita bayangkan.

Di Jepang orang yang menjadi pemimpin adalah orang-orang yang memang sudah pantas untuk menjadi panutan atau teladan bagi orang lain.

Sebagai panutan seorang pemimpin memiliki integritas dan spiritual yang lebih baik dari orang-orang pada umumnya.

Ini mereka perlukan sebagai pemimpin untuk menganalisa suatu bentuk keputusannya yang tidak hanya cepat. Namun juga tepat karena mampu menggunakan penguasaan ilmu dan pengetahuan untuk mengambil keputusan.

karakter orang jepang
Keidupan Orang Jepang – Unsplash

Hormat dan santun kepada orang lain (Rei)

Tidak hanya kepada orang tua, pimpinan, dan atasan, hormat dan santun orang Jepang juga kepada semua orang.

Kebiasaan baik orang Jepang yang patut ditiru ini diterapkan oleh mereka dalam kehidupan sehari-harinya.

Orang Jepang menunjukkan penghormatan dengan cara berbicara, duduk, serta menundukkan badan dan kepala, tidak hanya di hadapan pemimpin mereka.

Kejujuran dan ketulusan (makoto-shin)

Mengungkapkan apa yang ada dalam pikirannya dan melaksanakan apa yang terungkapkannya merupakan karakter orang Jepang yang patut ditiru.

Bagi orang Jepang, janji sudah seperti hutang karenanya harus terbayarkan.

Tidak jujur dan tidak melakukan yang dibenarkan mereka hindari karena sebagai hal yang sangat memalukan.

Sanksi moral yang diberikan oleh masyarakat terhadap seseorang yang tidak jujur sangatlah berat.

Pasalnya, seorang yang menerima sanksi moral adalah orang yang sudah rusak nama baik pribadinya, keluaraganya, lembaganya atau masyarakat dan bangsa.

Baca Juga: 6+ Kebiasaan Hidup Sehat Pramuka Baden Powell

Pantang menyerah

Jepang tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah seperti di Indonesia.

Tapi, Jepang punya sumber daya manusia berkualitas yang tidak terbatas untuk menghasilkan sesuatu hal yang bermanfaat bagi kehidupannya dan negara.

Ini terbukti dari sejarah perjalanan Jepang yang bangkit dari keterpurukan karena kebijakan pada masa kekuasaan keshogunan Tokugawa.

Jepang yang terpuruk secara ekonomi dan tertinggal jauh dari negara-negara Barat sadar bahwa mereka tidak bisa melawannya dengan senjata tradisional dan kekuatan fisik saja.

Dan ketika kekuasaan Tokugawa runtuh, kemudian berganti dengan gerakan pembaharuan yang bernama restorasi Meiji (meiji ishin), bangsa Jepang cepat dalam beradaptasi.

Hasilnya terlihat di tahun 1911 Jepang mempunyai industri persenjataan yang maju.

Budaya malu

Kebiasaan baik orang Jepang yang bisa kita tiru adalah budaya malu (hazukashigariya)..

Ajaran bushido yang sudah menjadi karakter orang Jepang mendidik mereka untuk memiliki rasa malu terhadap suatu hal yang mencoreng harga diri.

Dulu, para kestaria samurai lebih memilih mengakhiri hidupnya lebih cepat dari hidup lama tanpa ada makna.

Itulah mengapa pada masa lalu ada ritual seppuku, yaitu tindakan merobek perutnya sendiri menggunakan pedangnya untuk mempertahankan harga diri atau kehormatan.  

Hampir semua masyarakat Jepang yang punya malu itu pula yang membuat Jepang punya kedisiplinan tinggi.

Rasa malu mendorong masyarakat Jepang untuk tidak melanggar lalu lintas, membuang sampah sembarangan, terlambat bekerja, serta menaati norma-norma yang berlaku.

Kebiasaan kerja eras

Kerja keras merupakan kebiasaan baik orang Jepang lainnya yang bis akita tiru.

Di Jepang, rata-rata pegawainya bekerja dalam waktu 2450 jam/tahun. Nilai itu sangat tinggi.

Bahkan mengungguli jumlah rata-rata jam kerja pegawai di negara maju lainnya seperti Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun). Lalu Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun).

Orang Jepang sangat terkenal sebagai orang yang bekerja sangat keras. Bahkan ada kata “mati karena terlalu banyak bekerja” dalam bahasa Jepang disebut “karoshi” sudah menjadi hal yang biasa bagi mereka.

Kebiasaan baik orang Jepang yang membudayakan membaca dan menulis

Sejak Tokugawa berkuasa dan menerapkan politik isolasi membuat orang Jepang terkurung dan tertinggal secara ilmu pengetahuan dan teknologi dari negara lainnya.

Setelah runtuhnya kekuasaan Tokugawa dan bergantinya era ke Restorasi Meiji, Jepang mengalami perubahan besar.

Pasalnya, untuk bisa bersaing bahkan mengungguli negara-negara Barat tidak bisa menggunakan senjata tradisional dan kekuatan fisik saja.

Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mampu mengimbangi kekuatan negara-negara Barat.

Ketekunan orang Jepang untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin dengan membaca atau menulis telah membudaya.

Nah, itulah ulasan singkat karakter dan juga kebiasaan baik orang Jepang yang bis akita tiru untuk kita sendiri dan bangsa.

Banyak karakter bangsa Jepang yang membuat mereka bangkit dari keterpurukan dan mendorong tekad untuk menjadi negara unggul di berbagai bidang.

Baca Juga: Mengapa Anggota Pramuka Harus Disiplin? Simak 6 Manfaatnya!

Referensi:

Sumber Gambar Unggulan: Unsplash

Adha Susanto

Senior Rover Scout of Diponegoro University

Pramukaku.com

Pramukaku merupakan platform informasi dan inspirasi seputar dunia Pramuka dan alam. Tempat berbagi pengetahuan, kegiatan, serta semangat kepanduan yang menghubungkan pramuka dari seluruh dunia

OFFICE

Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah

Information

© 2026 Pramukaku.com 

Dibuat dengan ♥ oleh Tim Pramukaku

📖
0%