Saka Wira Kartika Gerakan Pramuka Indonesia

Saka Wira Kartika

Update Terakhir: 2 April 2021 oleh Abdul Jalil

Saka Wira Kartika merupakan wadah bagi anggota Pramuka Penegak/Pandega yang menyalurkan minat, bakat dan untuk mengembangkan potensi diri.

Saka juga sebagai wadah penyaluran minat dan pengembangan potensi. Saka memberikan peran penting untuk memberdayakan dan mewujudkan kesadaran bela negara. Memberdayakan dan mewujudkan kesadaran bela negara telah tercantum dalam amanat pasal 30 Ayat (2) UUD 1945.

Tindak Lanjut Kerjasama TNI AD & Kwarnas

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Djoko Santoso dan Kwarnas Gerakan Pramuka Prof. Dr. dr. Azrul Anwar, M. Ph menandatangani naskah kerja sama di aula Makodam Jaya Jakarta.

Naskah kerjasama tersebut kemudian ditindaklanjuti pada tanggal 28 Oktober 2007 melalui ‘’Apel Pramuka’’ dengan pencanangan Satuan Karya (SAKA) Wira Kartika.

Saka Wira Kartika

Pembentukan Saka Wira Kartika merupakan salah satu bentuk tugas pokok TNI dalam memberdayakan sumber daya manusia (SDM) masyarakat Indonesia. Pemberdayaan SDM Indonesia terutama generasi muda untuk di kader sebagai pemimpin bangsa melalui wadah pembinaan Gerakan Pramuka.

Baca juga: Mengenal Satuan Karya Pramuka (SAKA)

Revitalisasi Gerakan Pramuka untuk membina generasi muda

Terbentuknya Saka Wira Kartika merupakan sebagai tindak lanjut pencanangan yang disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tentang revitalisasi Gerakan Pramuka Indonesia.

Revitalisasi Gerakan Pramuka berperan sebagai wadah pembinaan karakter bagi generasi muda yang siap menjadi kader pemimpin bangsa. Oleh sebab itu, maka TNI AD mempunyai peran penting dalam pembinaan karakter masyarakat Indonesia.

Metode pembinaan Saka Wira Kartika

Kegiatan operasional sebagai kepanjangan proses pembinaan progresif tetap berlandaskan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Gerakan Pramuka.

Wadah pembinaan untuk mengembangkan minat dan bakat Saka dibentuk dalam Krida-krida untuk membina anggota sesuai minat pengetahuan dan keterampilan. Krida-krida yang ada antara lain:

  1. Krida Survival
  2. Krida Pioneer
  3. Krida Mountainering
  4. Krida Navigasi Darat

Proses pembinaan Gerakan Pramuka merupakan pembinaan yang melengkapi di lingkungan sekolah dan keluarga.

Pembinaan dan pembelajaran mengacu gagasan Baden Powell yang mengalihkan proses pembelajaran berpusat kepada peserta didik (ask the boys-students centered).

Kegiatan Pramuka dikemas dalam bentuk menarik dan memenuhi prinsip-prinsip komunikasi yang baik, yaitu awarenes, interest, trial, adoption, evaluation.

Daftar Pustaka: Skripsi Arman (2011).

Editor: Abdul Jalil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.