Navigasi Darat Pramuka Berdasarkan Poin TKK

navigasi darat pramuka

Update Terakhir: 4 Juni 2024 oleh Adha Susanto

Navigasi darat adalah ilmu pengetahuan praktis yang membutuhkan waktu cukup lama agar dapat memahaminya. Termasuk materi navigasi darat yang terangkum dalam poin-poin Tanda Kecakapan Khusus Pramuka. Berikut beberapa uraian materi dasar navigasi kompas, GPS, peta, reseksi dan interseksi dalam kegiatan Pramuka.

Kata navigasi menurut KBBI memiliki arti sebagai pengetahuan tentang posisi, jarak, dan sebagainya. Pengetahuan tersebut berguna untuk menjalankan kapal laut, pesawat, dan sebagainya dari suatu tempat ke tempat lain.

Sedangkan menurut para ahli navigasi darat adalah sebuah ilmu untuk menentukan posisi suatu objek dan arah perjalanan. Baik pada medan sebenarnya maupun pada peta.

Sebagai organisasi pendidikan yang banyak berinteraksi dengan alam Pramuka melatih anggotanya untuk mumpuni dalam berbagai hal ilmu pengetahuan. Tidak terkecuali ilmu tentang navigasi darat.

Walau ilmu yang sifatnya praktis ini memang tidak mudah untuk dapat terpahami dalam sekali duduk. Maka untuk mempermudah anggotanya Gerakan Pramuka membagi materi navigasi kedalam setiap tingkatan.

Pada tingkatan siaga anggota wajib mengenal materi dasarnya seperti mengenal arah mata angin. Lalu hingga ke tingkatan pandega anggota akan mengenal bagaimana cara menggunakan alat navigasi pada lapangan terbuka.

Maka tidaklah heran jika banyak yang mengatakan pemahaman teori dan konsep hanyalah faktor pembantu. Selebihnya kita harus terus mempraktikkannya langsung ke lapangan.

Dan tentu saja bagi anggota Pramuka ilmu navigasi darat memiliki beberapa manfaat seperti:

  1. Untuk mempermudah perjalanan yang jaraknya jauh agar lebih aman
  2. Membantu dalam misi penyelamatan dan pencarian korban bencana alam, tersesat di hutan dan lain sebagainya

Umumnya dalam kegiatan bernavigasi secara modern menggunakan berbagai macam alat penunjang. Dan alat navigasi darat yang paling banyak tergunakan adalah kompas, peta, GPS, interseksi dan reseksi.

Baca Juga: Materi Pramuka Penggalang: Pengertian dan Tingkatan

Peta dan Medan Dalam Navigasi Pramuka

Secara definisi peta adalah gambaran unsur – unsur alam dan atau buatan manusia. Baik yang berada pada atas atau bawah permukaan bumi dan menggambarkan bidang datar dengan proyeksi tertentu. Dalam ukuran yang lebih kecil dan kebenarannya dapat teruji secara visual maupun matematis.

Sedangkan medan adalah bagian dari permukaan bumi dengan segala benda yang tidak bergerak pada atas permukaannya. Baik benda alam maupun benda buatan manusia.

Adapun jenis peta yang termasuk dalam poin TKK Pramuka adalah sebagai berikut:

Peta Topografi

contoh peta topografi kota tasikmalaya
Contoh Peta Topografi

Jenis peta yang menggambarkan posisi mendatar dan tegak dari semua benda medan yang tidak bergerak pada permukaan bumi. Untul melihat peta dengan resolusi lebih tinggi silahkan klik tombol di bawah ini.

Peta Tematik

contoh peta tematik dan jenis tanah kabupaten gunungkidul
Contoh Peta Tematik – SeputarGK

Adalah peta yang berisikan gambaran satu atau dua tema khusus. Susunan peta ini berdasarkan data statistik seperti peta jenis tanah dan peta perairan.

Tanda-Tanda Dalam Peta

Untuk menggambarkan bagian medan dan benda medan maka pada peta terlengkapi sebuah tanda-tanda. Tanda-tanda pada peta navigasi darat Pramuka dapat dibedakan menurut warna dan bentuknya.

Tanda berwarna biru – Adalah tanda yang berfungsi untuk menunjukkan adanya bagian medan alam berupa perairan. Baik itu perairan sungai, danau, dan rawa.

Warna merah – Penggunaan tanda dengan warna merah pada peta navigasi Pramuka berfungsi untuk menunjukkan adanya konstruksi dari batu/bangunan, jalan keras.

Warna hijau – Untuk menentukan sebuah tanda pada peta yang berupa daerah/tempat pemukiman penduduk.

Koordinat Peta

Pada sebuah peta untuk mencari titik lokasi maka dapat kita lakukan dengan mencari titik korrdinat. Titik koordinat adalah pertemuan antara garis tegak dengan garis mendatar.

Umumnya pada setiap lembar peta selalu terlengkapi dengan grid (garis tegak lurus) yang membentuk kotak bujur sangkar atau karvak. Cara menghitung titik posisi koordinat dalam peta pun cukup mudah. Yakni dengan menghitungnya dari Barat ke Timur (KI/KA), kemudian dari Selatan ke Utara (BA/TAS).

Contoh koordinat 8 angka

Co. 2343 3056 memiliki arti X = 2343 dan Y = 3056

Kompas Dalam Navigasi Pramuka

Dalam kegiatan navigasi darat Pramuka kompas adalah alat yang sangat penting untuk menentukan arah perjalanan. Karena sifat kemagnetannya, jarum kompas akan selalu menunjukkan arah Utara-Selatan.

Akan tetapi perlu perhatian serius bagi anggota Pramuka bahwa arah yang tertunjukkan jarum kompas tersebut adalah arah utara magnetis bumi. Jadi bukan arah utara bumi yang sebenarnya.

Berdasarkan fisiknya kompas terdiri atas:

  1. Badan. Merupakan bagian yang menjadi tempat komponen – komponen kompas lainnya berada
  2. Jarum. Adalah benda yang menunjukkan arah Utara-Selatan pada posisi bagaimanapun. Dengan syarat, kompas tidak terpengaruhi oleh medan magnet lain dan jarum tidak mengalami hambatan
  3. Skala penunjuk. Merupakan bagian yang membagi derat sistem mata angin

Orientasi Peta Dengan Kompas

Ketika akan menggunakan peta. Maka alangkah baiknya jika peta tersebut sudah terorientasi. Sehingga peta dapat terletak horisontal dalam kedudukan utara/selatan sesuai dengan utara selatan medan.

orientasi navigasi peta dengan kompas dalam pramuka
Orientasi Navigasi Peta Dengan Kompas – Unsplash

Berikut langkah – langkah mengorientasi peta dengan kompas sebelum navigasi darat Pramuka berlangsung:

Buka peta dan letakkan pada atas bidang yang datar

  1. Bukalah kompas dan letakkanlah tepat pada atas peta
  2. Himpitkan garis rambut dan tanda baca yang bercahaya pada kompas sejajar dengan garis grid utara selatan pada peta
  3. Kemudian putarlah peta dan kompas sehingga jarum kompas searah dengan garis utara magnet
  4. Maka dengan demikian peta telah terorientasi ke arah utara

Kompas Siang dan Malam Dalam Navigasi Darat Pramuka

Secara definisi kompas siang dan malam hanya berbeda pada waktu penggunannya saja. Dan umumnya langkah penggunaannya tetaplah sama. Berikut adalah langkah – langkah penggunaan kompas dalam kegiatan navigasi:

  1. Bukalah tutup kompas hingga rata
  2. Lalu kendorkan sekrup pengapit
  3. Putarlah kaca kompas sesuai suduh yang kita kehendaki
  4. Kencangkan sekrup pengapit
  5. Bawalah kompas ke depan dada
  6. Putar badan dan kompas sehingga jarum kompas yang terlihat bercahaya berhimpit dengan tanda baca yang bercahaya pula
  7. Garis rambut dan tanda baca yang bercahaya menunjukkan arah kompas

Baca Juga: Materi Sandi Pramuka Penggalang dan Contohnya

Interseksi dan Reseksi Dalam Navigasi Pramuka

Reseksi dalam navigasi Pramuka adalah cara untuk menentukan tempat/kedudukan sendiri dalam medan ke titik peta. Dalam menentukan posisi kita pada peta di butuhkan dua atau lebih tanda medan yang sudah kita kenali.

Adapun langkah-langkah untuk melakukan reseksi dalam navigasi darat Pramuka adalah sebagai berikut:

  1. Lakukanlah orientasi peta
  2. Cari tanda medan yang mudah kita kenali pada lapangan dan peta sebanyak dua buah
  3. Buatlah salib sumbu pada tanda-tanda medan tersebut
  4. Bidik tanda-tanda medan tersebut dari posisi kita
  5. Menggunakan busur dan penggaris, pindahkan sudut bidikan yang telah kita temukan ke peta. Dan hitunglah sudut pelurusnya
  6. Perpotongan garis yang kita tarik dari sudut-sudut pelurus tersebut adalah posisi kita pada peta

Sedangkan interseksi adalah cara untuk menentukan posisi suatu objek pada peta. Untuk menentukannya dalam peta maka gunakan dua atau lebih tanda medan yang kita kenali dalam lapangan. Pada interseksi ini kita harus yakin pada posisi kita sendiri dalam peta.

interseksi reseksi navigasi pramuka
Interseksi dan Reseksi Navigasi Pramuka – UPI

Adapun langkah-langkah dalam melakukan interseksi adalah sebagai berikut:

  1. Lakukan orientasi dan pastikan posisi kita
  2. Bidiklah objek yang akan kita amati
  3. Pindahkan sudut yang telah terdapatkan ke peta
  4. Bergeraklah ke posisi lain dan pastikan posisi tersebut dalam peta
  5. Perpotongan garis perpanjangan dari dua sudut yang di dapat adalah posisi objek yang kita maksudkan

Global Positioning System (GPS)

Teknologi navigasi dengan GPS bagi anggota Pramuka sudah tidak asing lagi. Karena setiap anggota pasti memiliki smartphone yang telah lengkap dengan GPS. Dan pernah menggunakannya ketika hendak berkunjung ke suatu daerah atau tempat.

gps navigasi pramuka
GPS Dalam Navigasi Pramuka – Garmin.co.id

Namun, pada saat navigasi darat Pramuka pada alam terbuka GPS dalam HP tidak dapat kita gunakan. Karena penggunaan HP di alam sangat rentan. Terutama rentan kehilangan karena jatuh. Maka penggunaan alat GPS yang khusus akan jauh lebih mudah dan aman.

Berikut cara pengoperasi GPS berjenis Garmin dalam kegiatan navigasi Pramuka.

  1. Hidupkan GPS dengan menekan tombol merah
  2. Jika alat belum dapat menjejak sinyal satelit. Maka akan keluar konfigurasi angka – angka berupa gambar dua lingkaran
  3. Kemudian tunggu sampai muncul CHOOSE INIT
  4. Lalu pilihlah country, tekan enter daftar negara dan pilihlah Indonesia lalu tekan enter
  5. Layar akan memunculkan status satelit dan sedang mencari sinyal satelit
  6. Tunggulah sampai sinyal-sinyal dapat terjejak dengan tanda diagram batang
  7. Ketika jumlah minimum sinyal satelit dapat terjejak. Maka alat akan menampilkan layar posisi dengan ototomatis
  8. Saat hendak mematikan alat. Maka tekanlah tombol merah

Baca Juga: Materi Pionering Pramuka: Pengertian dan Contohnya

Sumber:

  • Panduan Praktikum Navigasi Darat. 2009. Universitas Pendidikan Indonesia
  • Saka Wirakartika Gadingrejo

About Adha Susanto

Senior Rover Scout of Diponegoro University

View all posts by Adha Susanto →