Update Terakhir: 22 April 2026 oleh Adha Susanto
Estimated reading time: 4 menit
Di Gerakan Pramuka, penulisan nomor Gudep juga telah ada aturannya sendiri.
Terlebih, di dalam Gudep ada dua satuan (laki-laki dan perempuan) dan daerah pangkalan. Dua element itu juga yang menentukan penulisan nomor.
Seperti pad penulisan kode pos yang berbeda pada setiap daerah di Indonesia. Pada Gerakan Pramuka yang terdiri atas Kwartir juga punya kode nomor tersendiri.
Fungsi setiap penulisan kode nomor Pramuka se-Indonesia setidaknya memudahkan kita untuk hal-hal sebagai berikut:
- Memudahkan pemetaan berbagai pangkalan Pramuka di setiap daerah Indonesia
- Menghindari dan solusi banyaknya nama Gudep yang sama agar lebih cepat terdeteksi
- Mendukung perkembangan gerakan Kepanduan Indonesia
- Sebagai tanda kedaulatan atas daerah seluruh Indonesia
- Mempermudah dalam pengiriman dokumen/ surat / paket ke Kwartir atau Gudep setempat
- Memudahkan pendataan nama-nama anggota putra dan putri
Agar nomor Pramuka dapat memiliki fungsi yang baik. Dalam penulisannya nomor kode Pramuka di Indonesia harus mengikuti aturan yang telah diterbitkan oleh Kwarnas.
Baca Juga: Papan Nama Gudep Pramuka: Ukuran dan Fungsi
Aturan penulisan kode nomor Kwartir dan Gudep Pramuka
Pemberian nomor setiap Kwartir Daerah, Cabang, Ranting dan Gudep telah terancang dengan ketentuan sebagai berikut:
- Kode Kwarda dan Gudep yang berada di luar negeri tertetapkan oleh Kwarnas
- Nomor kode Kwarcab tertetapkan oleh Kwarda untuk Kwarcab dalam wilayah tanggungjawab masing-masing
- Sedangkan nomor Kwarran dan Gudep ialah ketetapan dari Kwarcab untuk Kwarran dan Gudep dalam wilayah tanggungjawab masing-masing
Kode anggota Gudep laki-laki dan putri
Anggota Pramuka yang terdiri dari satuan terpisah antara laki-laki dan putri. Pada pangkalan Gudep anggota laki-laki dan putri memiliki nomor yang berbeda dengan aturan penulisan sebagai berikut:
- Nomor ganjil kode untuk anggota Gudep laki-laki
- Nomor genap kode untuk anggota Gudep putri
Kode Kwartir
Kwartir Gerakan Pramuka yang terdiri dari Kwarda, Kwarcab, dan Kwarda memiliki susunan penomoran dengan ketentuan seperti di bawah ini.
Kwarda
Kode Kwarda terdiri dari 2 (dua) digit numerik berdasarkan urutan yang telah tertetapkan oleh Kwarnas.
Kwarcab
Terdiri dari 4 (empat) digit numerik, yaitu dua digit pertama adalah kode Kwarda dan dua digit berikutnya adalah kode Kwarcab. Penyusunannya berdasarkan ketetapan oleh Kwarda dalam wilayah tanggungjawab masing-masing.
Kwarran
Nomor Kode Kwarran terdiri dari 6 (enam) digit numerik dengan ketentuan setiap dua digit.
Adapun ketentuan penulisannya terdiri dari:
- Dua digit pertama adalah kode Kwarda
- Dua digit berikutnya adalah Kode Kwarcab dan
- 2 (dua) digit terakhir adalah Kode Kwarran

Penomorannya tersusun menurut urutan yang telah tertetapkan oleh Kwarcab dalam wilayah tanggungjawab masing-masing.
Baca Juga: Aturan Stempel Pramuka Gugus Depan
Nomor Gugus Depan
Terdiri dari lima digit numerik, yaitu dua digit pertama adalah nomor Kwarran, garis pemisah, dan tiga digit berikut adalah nomor Gudep.
Susunannya menurut urutan nomor Gudep dalam wilayah Kecamatan, yang telah tertetapkan oleh Kwarcab.
Nomor gudep luar negeri
Gudep di luar negeri memiliki aturan penulisan nomor tersendiri yang telah teratur oleh Kwarnas. Aturan penulisan terdiri dari tiga digit numerik dengan ketentuan sebagai berikut:
- Digit pertama adalah Kode Wilayah (Region) dan
- Dua digit berikutnya adalah nomor urut Gudep dalam wilayah benua
Adapun Kode Wilayah luar negeri yang telah tertetapkan oleh Kwarnas adalah sebagai berikut:
- Afrika
- Arab
- Asia-Pasifik
- Eurasia
- Eropa
- Amerika
Agar lebih mudah teridentifikasi ketika anggota luar negeri mengenakan seragam Pramuka. Penomoran Gudep yang tersematkan pada lengan kanan terdiri dari lima digit numerik dengan ketentuan:
- Dua digit pertama adalah nomor kode Kwarnas
- Terdapat garis pemisah
- Tiga digit berikutnya adalah kode nomor Gudep
Baca Juga:







