Saka Dirgantara: Krida dan Tujuan Pembentukan

logo saka dirgantara

Update Terakhir: 19 Juni 2022 oleh Adha Susanto

Dasar dan tujuan terbentuknya Saka Dirgantara dalam lingkungan Pramuka adalah untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan praktis bidang kedirgantaraan. Apa yang menarik tentang materi Saka Dirgantara , yuk simak ulasan lengkapnya tentang krida dan arti logo berikut ini.

Secara pengertian dirgantara memiliki arti sebagai ruang alam semesta khususnya udara yang terbentang pada permukaan bumi ini. Sedangkan kedirgantaraan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan dirgantara serta usaha manusia dalam mendayagunakannya.

Maka pengertian dari Saka Dirgantara adalah wadah pembinaan Pramuka penegak dan pandega untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis pada bidangnya. Ketarampilan dan pengetahuan ini setidaknya dapat berguna dan berkembang menjadi sebuah lapangan pekerjaan bagi anggotanya.

Baca Juga:

Dua dasar terbentuknya Saka Dirgantara

Dasar yang pertama adalah peran penting Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) (sekarang TNI AU) dan klub Aeromodelling Indonesia. Pada tahun 1948, AURI merintis terbentuknya Aero Club dan Pandu Udara dalam naungan TNI AU.

Simple Calculator Lite

Selanjutnya pada bulan Juni tahun 1964 untuk pertama kalinya terselenggarakan perkemahan Pandu Udara di Pangkalan Halim Perdanakusuma. Perkemahan itu terdiri dari 80 orang Pandu Udara yang berasal dari seluruh Indonesia.

Dalam kegiatan perekemahan Pandu Udara juga terlaksanakan berbagai perlombaan kedirgantaraan. Hingga pada tahun 1995 telah tercatat sebanyak 35.000 anggota Pandu Udara dari seluruh Indonesia.

Dasar kedua terbentukanya Saka Dirgantara adalah kerjasama antara TNI AU dan Gerakan Pramuka. Pada tahun 1966 dua lembaga tersebut bersepakat untuk membentuk Kompi Pramuka Dirgantara.

Kesepakatan itu kemudian terlegalkan dalam Intruksi Bersama Menteri/Panglima Angkatan Udara dan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka. Dalam surat nomor 13 tahun 1966 dan nomor 6 tahun 1966 tentang Pembentukan Kompi-kompi Pramuka Dirgantara.

Kompi Pramuka Dirgantara inilah yang kemudian berubah nama menjadi Satuan Karya Pramuka Dirgantara.

Krida saka

Memiliki tujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan teknis tentang kedirgantaraan maka Saka Dirgantara ini memiliki tiga krida.

Tiga Krida dan SKK di dalamnya bertujuan untuk melatih anggotanya agar dapat memahami tentang dirgantara dan kedirgantaraan.

Berikut tiga Krida dan SKK dalam Saka Dirgantara:

Olaharaga Dirgantara

Memiliki lima SKK yang terdiri dari:

  1. Pesawat bermotor
  2. Pesawat tak bermotor
  3. Aero modelling
  4. Terjung payung
  5. Layang gantung

Pengetahuan Dirgantara

Terdapat lima SKK yang terdiri dari:

  1. Navigasi udara
  2. Pengatur lalulintas udara
  3. Meteorologi
  4. Fasilitas penerbangan
  5. Aerodinamika

Jasa kedirgantaraan

Mencakup lima SKK yang terdiri dari:

  1. Teknik mesin pesawat udara
  2. Komunikasi
  3. Struktur pesawat
  4. Search and rescue (SAR)

Organisasi Saka Dirgantara

Untuk membentuk saka ini dapat tersesuaikan dengan situasi dan kondisi wilayahnya. Pembentukannya melalui Kwartir ranting / cabang atas usulan dan minat yang sama dari Pramuka penegak dan pandega.

Dalam tingkat kwartir ranting atau cabang, saka memiliki kelengkapan organisasi sebagai berikut:

  1. Anggota saka
  2. Pamong saka
  3. Instruktur saka
  4. Majelis Pembimbing saka

Sedangkan kelengkapan organisasi saka pada tingkat nasional memiliki struktur sebagai berikut:

struktur organisasi saka dirgantara

Logo dan arti lambang Saka Dirgantara

Lambang Saka berbentuk segilima beraturan dengan panjang sisi masing-masing 5 cm. Pada lambang saka terdapat gambar dan tulisan yang terdiri dari:

  1. Pesawat terbang
  2. Tunas kelapa
  3. Tulisan Dirgantara

Arti keseluruhan lambang dan logo Saka Dirgantara ialah dengan rasa kedewasaan berarti tulus dan suci anggota Saka mengabdikan diri dengan setia. Selalu siap menolong, berani berkarya dengan riang gembira untuk mengembangkan minat dan potensi Dirgantara. Untuk menjadi kekuatan Nasional sebagai pengamalan Pancasila.

Baca Juga:

About Adha Susanto

Menyelesaikan studi di Universitas Diponegoro dan Racana Diponegoro dengan nama Pandega Bala Shark

View all posts by Adha Susanto →